10 Apr 2014

tetap sendiri

berapa banyak mimpi kita yang mati?

berapa banyak perkara yang terpatah sebelum mampu tumbuh berbunga indah?

satu persatu persoalan waktu memijak rakus hati-hati kita,

kita terjatuh lebih jatuh daripada sebelumnya,

waktu tak pernah bisa memadam segala persoalan takdir,

dan kita antara yang ditelan waktu oleh fikir-fikir sendiri,

berjuang atau tidak?
kita atau sebenarnya aku dan aku,
tetap sendiri,